Peran kader PosyandU sangat krusial saat ini. Karena keberadaannya sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Anggota DPRD DKI Jakarta Nasdiyanto mengatakan, kader Posyandu mempunyai peran strategis memantau tumbuh kembang anak. Termasuk mengedukasi keluarga, serta membantu mendeteksi potensi stunting sejak dini.
“Target penurunan stunting tentu harus kita dukung. Namun, kader Posyandu juga harus diperhatikan,” kata Nasdiyanto, dikutip Kamis 17 September 2026.
Menurut Nasdiyanto, keberhasilan program penanganan stunting tidak cukup mengandalkan target angka. Tenaga di tingkat masyarakat juga butuh perhatian. Sebab, memiliki kapasitas dan dukungan memadai.
Penguatan tersebut, lanjut dia, mencakup peningkatan kapasitas dan pengetahuan kader. Begitu pula dengan penyediaan fasilitas pendukung, hingga pemberian apresiasi yang layak.
“Kader Posyandu adalah mitra strategis pemerintah di tingkat masyarakat,” kata Nasdiyanto.
Ia juga meminta Pemprov DKI memperkuat sinergi antara Posyandu, Puskesmas, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam pencegahan serta penanganan stunting.
Mengukur capaian program tidak hanya dari keberhasilan mencapai angka 14 persen. Kekuatan sistem pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dari prioritas demi keberlanjutan program.
“Seluruh unsur yang bekerja di lapangan harus diperkuat,” kata Nasdiyanto.
Perhatian besar terhadap kader Posyandu, harap dia, memperkuat upaya pemerintah menjaga kesehatan ibu dan anak. Sekaligus, mempercepat penanganan stunting.
“Berikan perhatian kepada kader Posyandu agar mereka tetap menjadi garda terdepan,” pungkas Nasdiyanto.
BERITA TERKAIT: