Personel Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Satbrimob Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berupaya melaksanakan pembasahan di sejumlah titik panas yang berada di Desa Tanjung Taruna, Kabupaten Pulang Pisau pada Selasa, 6 Oktober 2026. (Foto: Istimewa)

Personel Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Satbrimob Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berupaya melaksanakan pembasahan di sejumlah titik panas yang berada di Desa Tanjung Taruna, Kabupaten Pulang Pisau pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Pembasahan dilakukan secara menyeluruh pada lahan yang sebelumnya terbakar, terutama di beberapa titik yang masih terpantau panas.
Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Dieno Hendro Widodo menjelaskan langkah ini dilakukan untuk memastikan bara api yang berada di dalam maupun di permukaan lahan benar-benar padam sehingga tidak kembali menyala dan meluas.
“Kami terus melakukan pembasahan di sejumlah titik panas untuk memastikan bara api benar-benar padam dan tidak kembali menyala. Personel tetap kami arahkan untuk melakukan pemantauan dan penanganan secara maksimal di lapangan,” ujar Dieno dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Di sisi lain, Dieno juga menjelaskan bila penanganan Karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api yang terlihat, tetapi juga memastikan kondisi lahan setelah pemadaman agar potensi munculnya kembali api dapat diminimalkan.
“Semoga upaya yang dilakukan bersama dapat membantu menjaga lingkungan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Kami berharap Karhutla segera berakhir sehingga langit Kalteng kembali biru dan segar,” jelas Dieno.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: