Berdasarkan video yang beredar di media sosial dan pantauan dari Kompas TV, api bahkan mulai meluas ke permukiman warga.
Dalam unggahan di Threads, sejumlah warga menyebut kemarau panjang turut memicu meluasnya karhutla dan menyebabkan kabut asap pekat. Warga pun cemas lantaran titik api mulai mendekati kawasan permukiman.
“(Api) semakin dekat dengan pemukiman warga,” tulis akun Threads @ummiita91.
Sejumlah warga terlihat berupaya memadamkan api dengan menyiram kawasan sekitar.
Kondisi ini tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran.
“Kebakaran hutan dan lahan juga menyebabkan kabut asap pekat yang menyebabkan hampir seratus ribu warga terserang ISPA,” sambungnya.
Dalam video yang beredar, warga juga terlihat berlarian menyelamatkan diri dengan membawa barang seadanya.
Sebagian warga lainnya memilih menggunakan sepeda motor untuk menjauh dari lokasi guna menghindari api yang terus meluas.
Pemerintah diharapkan segera turun tangan untuk menangani karhutla dan kabut asap yang semakin mengkhawatirkan di wilayah tersebut.
BERITA TERKAIT: