Armada udara tersebut terdiri dari empat unit helikopter water bombing dan satu helikopter patroli yang akan mendukung operasi Satgas Karhutla Sumsel selama musim kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD Sumatera Selatan, M. Iqbal Alisyahbana mengatakan, pengerahan armada udara dilakukan secara bertahap. Saat ini, satu unit helikopter patroli telah tiba di Palembang dan siap dioperasikan untuk melakukan pemantauan udara.
“Untuk sementara baru satu unit sambil melihat perkembangan kondisi di wilayah Sumsel,” ujar Iqbal, dikutip dari
RMOLSumsel, Rabu 13 Mei 2026.
Menurutnya, helikopter patroli memiliki peran strategis dalam mendeteksi dini kemunculan titik panas maupun kebakaran yang sulit dijangkau petugas darat.
Pemantauan melalui udara dinilai menjadi langkah penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum api meluas.
Iqbal menegaskan jumlah armada udara yang disiagakan masih bersifat fleksibel. Pemerintah pusat akan terus memantau perkembangan situasi karhutla di lapangan untuk menentukan kebutuhan tambahan bantuan udara.
“Bisa saja jumlahnya bertambah tergantung eskalasi titik api yang terjadi,” pungkas Iqbal.
BERITA TERKAIT: