Hal ini disampaikan Ketua Asphija periode 2026-2029 Kukuh Prabowo usai pelantikan di di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa 10 Maret 2026.
Menurut Kukuh, banyak aturan mulai dari Peraturan Daerah (Perda) hingga Peraturan Gubernur (Pergub) yang lahir tanpa mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.
Hal ini berdampak pada lesunya industri yang kian hari kian ditinggalkan pelanggan.
Kukuh menuntut adanya transparansi dan keterbukaan dari pemerintah agar pengusaha tidak terus-menerus menjadi pihak yang dirugikan.
"Kenapa selalu dirugikan? Karena selama ini kami tidak pernah dilibatkan dalam perumusan aturan yang ada," kata Kukuh kepada wartawan.
Kukuh berharap ke depannya ada sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat dengan Pemprov DKI Jakarta. Dengan begitu, regulasi yang muncul bisa menjadi solusi bagi semua pihak, bukan justru mematikan bisnis.
Terkait jam operasional tempat hiburan selama bulan Ramadan, Kukuh mengakui mengalami penyesuaian yang lebih singkat. Asphija memastikan akan bersikap kooperatif dan meminta seluruh anggotanya mematuhi aturan yang berlaku.
BERITA TERKAIT: