Termasuk sebuah isu yang tersebar melalui aplikasi pesan singkat, Whatsapp, di mana seorang pengemudi ojek online (ojol) positif terjangkit virus corona.
Dalam sebuah foto yang tersebar di media sosial, terlihat sebuah pesan yang dikirim oleh RP.
Dalam pesan tersebut, RP mengatakan pengemudi ojol tersebut melarikan diri saat akan dirawat di RSUD Haji Abdul Manap, Kota Jambi.
"Positif kena virus corona pasien mau dirawat lari dari Rumah Sakit Abdul Manaf Jambi. Kalau ketemu segera laporkan," keterangan foto tersebut.
Mengklarifikasi isu tersebut, Jurubicara Pencegahan dan Pengendalian Penularan Virus Corona Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan tidak ada pasien yang melarikan diri dari RSUD Haji Abdul Manap.
"Berita itu tidak benar," klarifikasinya.
"Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi," lanjutnya.
Dijelaskan Johansyah, hanya ada dua orang yang menjadi suspect corona di RSUD Haji Abdul Manap. Keduanya dirawat sejak 13 Maret.
Kedua orang tersebut dirawat usai melakukan ibadah umrah. Namun, hasil tes menunjukkan keduanya negatif corona.
BERITA TERKAIT: