Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan acara tersebut ditempatkan di Banyuwangi karena ingin menunjukkan bahwa Banyuwangi adalah salah satu sentra inovasi pelayanan publik.
“Banyuwangi adalah sentra dari ikhtiar upaya penjnhkatan pelayanan publik. Inovasi yang telah dilakukan Banyuwangi semoga bisa menjadi referensi bagi daerah lain,†ungkap Khofifah saat membuka acara yang digelar di Taman Blambangan, Rabu (24/4).
Pelayanan publik yang dilakukan oleh Banyuwangi, menurut Khofifah tidak sekadar berhenti pada inovasi tanpa tujuan, tetapi bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat.
“Tujuan inovasi pelayanan publik adalah peningkatan kesejahteraan warga. Banyuwangi telah menjadi contoh, bagaimana inovasi pelayanan publiknya berkorelasi positif dengan peningkatan perekonomian daerah,†terangnya.
Khofifah mencontohkan keberadaan Mal Pelayanan Publik yang dikembangkan Pemkab Banyuwangi yang mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengurus berbagai dokumen dan perizinan.
“Rakyat diberikan kemudahan dengan keberadaan Mal Pelayanan Publik ini. Apalagi dengan layanan digitalisasi yang semakin hari semakin tak bisa dihindarkan,†ungkapnya.
BERITA TERKAIT: