Pemerintah Kuasai Saham, Eks Pekerja Freeport Meminta Kembali Dipekerjakan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 27 Desember 2018, 12:31 WIB
Pemerintah Kuasai Saham, Eks Pekerja Freeport Meminta Kembali Dipekerjakan
Peserta aksi pasang foto korban PHK di depan Kedubes AS, Jakarta/RMOL
Kecil Besar
rmol news logo . Penguasaan 51,2 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI) diharapkan menjadi angin segar bagi ribuan pekerja yang di-PHK (pemutusan hubungan kerja) secara sepihak.

Koordinator Koalisi Pekerja Korban Ketidakadilan Freeport Indonesia, Angga mengungkapkan, selama dikuasai oleh perusahaan asal Amerika Serikat itu. Para pekerja kerap diperlakukan tidak adil. Mereka bahkan tidak segan-segan melanggar HAM dan hukum di Indonesia dengan memberlakukan "furlough".

"Secara sepihak kita di-PHK, ada 8.300-san orang. BPJS kita juga diblokir," kata dia dalam orasi yang disampaikan di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (27/12).

Ditegaskannya bahwa furlough atau kebijakan efisiensi strategis akibat dari tarik ulur perundingan antara pemerintah Indonesia dengan PTFI terkait divestasi saham itu sudah menyebabkan ribuan pekerja di PHK secara sepihak.

Makanya, setelah menguasai sebagian besar saham perusahaan tambang itu, diharapkannya pemerintah mampu mempekerjakan mereka kembali.

"Aturan ditegakkan. Karena Freeport sudah mengeluarkan kebijakan yang tidak ada di dalam aturan, Undang-Undang Ketenagakerjaan," pungkas Angga. [rus]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA