Dari hasil survei diperoleh persentasi elektabilitas dari keempat paslon, berikut hasilnya. Paslon nomor urut 1, yaitu paslon Rindu memperoleh elektabilitas sebesar 28,8 persen. Sedangkan paslon nomor urut 2, yaitu Hasanah memperoleh tingkat elektabilitas sebesar 4,1 persen.
Sementara, paslon nomor urut 3, yaitu Asyik memperoleh eletabilitas sebesar 34,64 persen. Paslon nomor urut terakhir, yaitu 2DM memperoleh elektabilitas sebesar 29,77 persen. Sedangkan yang tidak memilih sebesar 2,68 persen.
Margin of error yang digunakan dalam survey ini sebesar 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dengan jumlah DPT di Jawa Barat 31.735.133 pemilih, maka ditetapkan jumlah responden sebanyak 1.128 pemilih. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan purposive random sampling.
Dari hasil survey ini, terlihat posisi elektabilitas paling tinggi ada pada paslon Asyik. Besarnya persentase Asyik dalam survei eletabillitas dikareakan 3 faktor utama.
Faktor pertama yaitu ketegasan, responden menilai, dari seluruh paslon di Pilgub Jawa Barat, paslon Asyik dinilai memiliki ketegasan yang dapat memimpin kalbar.
Faktor selanjutnya adalah menyoal limpahan suara dari pendukung Prabowo yang banyak di Jawa Barat. Hampir selur pendukung Prabowo di Jawa Barat juga turut mendukung Asyik.
Faktor ketiga adalah faktor mesin partai PKS yang tidak dapat dipungkiri banyak merauk suara di wilayah Jawa Barat.
[nes]
BERITA TERKAIT: