Dua Anggota KPUD Papua Tak Lolos Seleksi, Tahapan Pilkada Bisa Terganggu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 12 Juni 2018, 00:36 WIB
Dua Anggota KPUD Papua Tak Lolos Seleksi, Tahapan Pilkada Bisa Terganggu
Adam Arisoy/RMOL Papua
rmol news logo . Hasil seleksi anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Papua dinilai bisa mengganggu tahapan Pilkada 2018 di provinsi "Tanah Mutiara Hitam".

Tim seleksi mengumumkan 14 nama lolos tes kesehatan dan wawancara. Sementara Musa Sombuk dan Isak Hikoyabi yang saat ini sebagai anggota KPUD, dinyatakan tidak lolos.

"Secara psikologis ini pasti mengganggu kinerja keduanya," kata pengamat politik Papua, Hendrik B.Bleskadit di Jayapura.

Gangguan kata dia, misalnya terkait pendataan, distribusi logistik dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada serentak 2018. Bahkan dia mencontohkan persoalan baru akan timbul jika nanti muncul sengketa Pilkada.

"Lalu ditangani oleh anggota KPU yang baru, tentu ini juga akan sangat mempengaruhi. Mereka yang sudah keluar, pasti akan cuci tangan," paparnya.

Sementara Ketua KPUD Papua Adam Arisoy mengatakan tidak ada persoalan dan hambatan meski Musa dan Isak dinyatakan tak lolos seleksi. Adam dan rekan-rekannya terus bekerja keras dan berkomitmen mensukseskan penyelenggaraan Pilkada di Papua.

"Surat suara, kotak suara, tinta, hologram, itu sudah ada di masing-masing kabupaten. Tinggal berita acaranya saja. Saat ini dalam perjalanan ke kabupaten," jelasnya, Senin (11/6) sore.

Adam menambahkan pihaknya akan melakukan monitoring untuk mengecek sejauh mana kesiapan KPUD di daerah.

"Mereka harus segera laporkan kalau misalnya ada kertas suara yang rusak dan sebagainya. Kalau cukup, itu segera di bagi per TPS. Berita acara tiba langsung mereka lakukan pengesetan. Tidak ada masalah, sejauh ini semua berjalan sesuai jadwal," tegasnya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA