Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat korban bersama tiga rekannya tengah berburu di area lebung sawah.
Usai menembak seekor burung, korban berusaha mengejar hasil buruannya. Namun nahas, diduga kehilangan pijakan, korban justru terjatuh ke dalam rawa dan tidak berhasil menyelamatkan diri.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 11.40 WIB dari aparat desa setempat. Merespons laporan itu, tim rescue langsung diterjunkan ke lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi di perairan.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 15.20 WIB, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Lampung, BPBD Lampung Tengah, Polsek Rumbia, dan warga setempat langsung melakukan pencarian intensif melalui penyisiran dan penyelaman di sekitar titik jatuh korban.
Komandan Tim Rescue, Dharma Saputra mengatakan, medan yang sulit menjadi kendala utama dalam proses pencarian. Akses menuju lokasi yang licin dan hanya berupa jalan setapak membuat distribusi peralatan harus dilakukan secara manual.
“Tim tetap berupaya maksimal melakukan penyisiran dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian,” kata Dharma dikutip dari
RMOLLampung.
Hingga sore hari, upaya pencarian belum membuahkan hasil dan sempat dihentikan sementara pada pukul 17.30 WIB, sembari tim melakukan pemantauan di sekitar area.
Hingga akhirnya, sekitar pukul 21.10 WIB, informasi dari warga membuka titik terang. Korban diketahui berada tidak jauh dari lokasi awal kejadian. Tim SAR gabungan pun bergerak cepat dan berhasil mengevakuasi korban pada pukul 21.20 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban langsung kami evakuasi setelah menerima informasi dari masyarakat, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Dharma.
BERITA TERKAIT: