Festival Danau Sentani 2018 Dijamin Bakal Beda

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 11 Juni 2018, 22:07 WIB
Festival Danau Sentani 2018 Dijamin Bakal Beda
rmol news logo Festival Danau Sentani (FDS) kembali digelar. Kegiatan dihelat lima hari, 19-23 Juni 2018. Dipastikan, FDS tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

"Terutama untuk pertunjukkan dan pengelolaan venuenya akan berbeda. Akan ada festival-festival kecil yang kita harapkan ke depan festival-festival ini akan berdiri sendiri," ujar Reno Permana dari event organiser FDS 2018 di Pantai Khalkote Sentani, Senin (11/6).

Festival-festival yang dimaksud Reno antara lain Festival Tokok Sagu, Festival Kopi Papua dan Festival Musik Danau. Festival Musik Danau akan dimeriahkan Papua Original dengan konsep panggung video mapping. Ditambah, kata dia, akan tampil 23 tari klosal yang dimeriahkan 100 pelajar Jayapura.

"Mereka akan menampilkan tari kontenporer, tapi berakar pada budaya Suku Sentani. Mudah-mudahan masyarakat terhibur," imbuhnya.

Festival Danau Sentani, sambung Reno, tetap mengutamakan festival budaya Suku Sentani.

"Sekarang kita hanya melengkapi acara dari pembukaan 19 Juni hingga penutupan 23 Juni. Kita susun setiap hari ada perform yang menarik, kita susun booth dan layout yang menarik," jelas dia.

Reno mengatakan pihaknya menyediakan ruang yang cukup untuk para penjual lokal. Dengan begitu tidak ada keributan dari mereka karena dianggap tidak dilibatkan dalam festival.

"Kita dukung masyarakat berpartisipasi dan mencari rejeki di sini tapi kenyamanan harus kita pikirkan. Sekarang di dermaga kita clearkan tidak ada yang berjualan. Kita siapkan tempat gratis dari Dinas Pariwisata, yang kita bangun lebih pantas, bisa jualan lebih baik. Itu contoh yang ada perubahannya," paparnya.

Reno mengatakan sehari sebelum festival dibuka akan dilakukan upacara adat.

"Mengapa ada upacara adat? Ya, kita meminta supaya ada berkah, supaya lima hari pelaksanaan FDS berjalan aman dengan adat budaya di sini," katanya.

Dijelaskan juga, festival akan dibuka oleh Gubernur Papua, sementara acara penutupannya akan dihadiri tiga menteri Kabinet Kerja, yakni Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Menteri Pariwisata.

"Sedang kita approach," ucapnya.

Meneruskan amanah Bupati Jayapura, Retno mengatakan FDS akan dikelolah lebih baik dan profesional sehingga wisatawan nyaman dan terhibur. Dalam amanahnya bupati ingin Jayapura bukan hanya jadi tempat transit wisawatan, lalu pergi ke kabupaten lain.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA