"Khofifah-Emil Dardak 44 persen, menang tipis atas Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarnoputri yang dipilih 43 persen responden," ungkap Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, dalam konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (7/6).
Ia jelaskan bahwa data tersebut sekaligus menunjukkan penguasaan wilayah relatif berimbang di antara dua pasangan.
Khofifah-Emil Dardak menguasai wilayah Mataram (38,4 persen berbanding 12,1 persen), Mataram Pesisir (36,7 persen berbanding 18,3 persen), dan Madura (47,0 persen banding 8,1 persen).
Sementara pasangan Gus Ipul-Puti menguasai wilayah Arek (45,1 persen berbanding 13,8 persen) dan Tapal Kuda (49,6 berbanding 9,7 persen).
Karena itulah Charta Politika belum berani menyimpulkan pasangan mana yang berpeluang besar memenangkan Pilgub Jatim.
"Yang menang adalah pasangan yang berhasil merebut suara dari masyarakat yang belum menentukan pilihan, sebesar 11,6 persen," jelasnya.
Survei ini dilakukan dengan metode wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah responden adalah 1.200 responden warga Jatim. Para responden dipilih dengan metode acak bertingkat atau multistage random sampling.
Tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen dan margin of error sekitar 2,83 persen. Unit sampling primer adalah desa atau kelurahan dengan jumlah sampel masing-masing 10 orang di setiap desa.
[ald]
BERITA TERKAIT: