Menterinya Minta Maaf, Dirjennya Salahin Mesin

Ujian Berbasis Komputer Berantakan

Selasa, 24 April 2018, 08:52 WIB
Menterinya Minta Maaf, Dirjennya Salahin Mesin
Muhadjir Effendy/Net
rmol news logo Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP di daerah tak berjalan lancar karena servernya jebol. Gangguan server di sejumlah daerah dan Jakarta mengakibatkan terjadinya penundaan ujian beberapa menit. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy minta maaf.

Di Jakarta misalnya, pelaksanaan ujian molor selama 45 menit lantaran server komputer jebol.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, kendala yang dialami sejumlah sekolah di beberapa wilayah disebabkan terjadi lonjakan peserta UNBK.

"Kapasitasnya sangat over load karena tahun ini kan ter­jadi lonjakan peserta UNsangat drastis jumlah SMP yang ikut dibanding tahun lalu, sehingga kapasitasnya tidak memadai yang di luar perkiraan kita," kata Mendikbud, kemarin.

Sekalipun begitu, Bekas Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu mengklaim, ken­dala tersebut hanya berlang­sung selama tidak lebih dari 30 menit. Gangguan itu langsung ditangani, sehingga pelaksanaan UNBK dapat dilaksanakan dengan baik.

"Sudah dilaksanakan, tidak sampai setengah jam dan sudah dilaksanakan," ujarnya.

Muhadjir yakin, gangguan yang terjadi secara prinsip tidak menggangu UN. Karena, jadwal pelaksanaan UNBK 2018 sangat fleksibel dan diatur sedemikian rupa, mulai dari digilir atau dibikin shift.

"Sudah kita antisipasi bahwa ada saatnya, di mana ujian tidak tepat pada waktunya karena ada gangguan teknis misalnya karena masalah server atau aliran listrik," ujarnya.

Kementeriannya, lanjut Muhadjir, telah mengantisi­pasi dengan baik kendala terkait aliran listrik hanya saja server dan jaringan internet yang masih bermasalah. Dia juga berharap, kedepannya Kementeriannya akan meningkatkannya lagi.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad mengatakan, jem­bol server karena mesin tidak ada yang bisa mengontrol. Lagipula, persoalan itu sudah ditangani oleh Pusat Penilaian Pendidik (Puspendik).

"Namanya mesin siapa yang bisa ngontrol, Kalau yang akses itu banyak, server itu crowded jadi ada yang bisa nyambung atau nggak. Tadi laporan, itu sudah up." katanya.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) Kemendikbud, Ari Santoso mengaku minta maaf atas kendala server UNBK SMP di sejumlah daerah, sehingga pelaksanaan ujian tertunda beberapa menit.

"Kami menyampaikan per­mintaan maaf atas adanya gang­guan server pada pelaksanaan UNBK hari ini yang mengaki­batkan tertundanya pelaksanaan ujian beberapa menit," kata Ari

Gangguan tersebut, lanjut Ari, terdapat di server pusat. Bagi seko­lah-sekolah yang terkena dampak gangguan tersebut, Kemendikbud memberikan solusi dengan be­berapa pilihan, yaitu, jadwal ujian dimundurkan, menambah sesi ujian, atau ikut serta dalam ujian susulan. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA