Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno menegaskan ke depan harga beras di ibukota tidak akan naik lagi, bahkan cenderung turun.
"Beras enggak naik. Beras kita prediksi akan turun," katanya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (25/1).
Sebelumnya, harga beras sempat mencapai angka Rp. 12. 300 per kilogram. Namun belakangan, harga salah satu bahan pokok itu justru menurun menjadi Rp 11.500 per kilogram.
Sandi menjelaskan harga beras naik beberapa waktu lalu karena stok beras yang minim. Namun dia mengklaim setelah menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan beberapa pemangku kepentingan, dan mendeklarasikan dalam satu setengah bulan ke depan harga beras harus turun karena adanya panen raya, maka harga beras pun berangsur-angsur menurun.
Untuk menjaga agar harga beras tidak naik lagi, Sandi pun mengaku sudah memerintahkan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang pangan, Food Station untuk memastikan harga beras terus menurun.
"Food Station dan mitranya sekarang lagi berjibaku untuk menyerap semua produksi nasional. Kita akan pastikan dan ini kita deklare pertama kali bahwa harga beras akan turun," tegasnya.
Tidak hanya beras, politisi Partai Gerindra ini juga memastikan pihaknya juga akan berupaya keras agar kebutuhan pokok lainnya tidak ikut-ikutan naik.
"Ayam memang sempat naik. Saya perintahkan Bu Marina (Dirut PD Dharma Jaya, Marina Ratna Dwi Kusuma Jati) untuk pantau itu dengan Satgas Pangan. Kita pastikan harga ayam dan harga lainnya stabil, tidak meningkat," demikian Wagub Sandi.
[rus]
BERITA TERKAIT: