Insiden berdarah itu terjadi tepat di pintu keluar terminal kedatangan bandara sekitar pukul 11.25 WIT. Saat itu, korban baru saja menginjakkan kaki di kampung halaman usai menempuh perjalanan dari Jakarta.
Dikutip dari
Kantor Berita RMOLSumsel, Nus Kei diserang secara mendadak menggunakan senjata tajam saat hendak meninggalkan terminal. Serangan membabi buta tersebut membuat sang politisi tersungkur dengan luka serius di sekujur tubuh.
Pihak keluarga sempat melarikan korban ke RS Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT. Namun takdir berkata lain, nyawa tokoh politik Maluku Tenggara itu tidak tertolong akibat pendarahan hebat.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi membenarkan peristiwa tragis tersebut. Ia menyebut pelaku melancarkan aksinya secara tiba-tiba sebelum akhirnya melarikan diri.
"Korban ditikam menggunakan sebilah pisau oleh orang tak dikenal saat berada di pintu keluar bandara. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri," ungkap Rositah.
BERITA TERKAIT: