Sekretaris Jenderal Projo, Freddy Alex Damanik menegaskan, kemenangan Jokowi adalah murni manifestasi kehendak rakyat, bukan hasil dominasi atau jasa satu tokoh semata.
"Kami menegaskan kemenangan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia adalah hasil dari kehendak dan kepercayaan rakyat Indonesia," kata Sekjen Projo, Freddy Alex Damanik kepada
RMOL, Minggu, 19 April 2026.
Projo menegaskan, emokrasi di Indonesia tidak dibangun di atas pondasi peran individu. Menurutnya, keberhasilan Jokowi duduk di kursi RI 1 merupakan buah dari kerja kolektif berbagai elemen bangsa dan militansi para relawan di akar rumput.
Meski melontarkan kritik pedas terhadap narasi tersebut, Projo mengaku tetap menaruh hormat kepada sosok JK sebagai tokoh senior nasional sekaligus wakil presiden pendamping Jokowi di periode 2014-2019.
"Kami menghormati Bapak Jusuf Kalla sebagai tokoh bangsa yang memiliki kontribusi nyata dalam perjalanan demokrasi Indonesia, termasuk dalam Pilpres 2014," sambungnya.
Namun demikian, Projo menolak keras narasi yang dinilai mencoba menyederhanakan proses demokrasi yang panjang menjadi sekadar jasa orang per orang.
"Demokrasi Indonesia adalah milik rakyat, dan setiap kemenangan dalam proses tersebut adalah kemenangan bersama, bukan milik individu," pungkas Projo.
BERITA TERKAIT: