Kepala Dinas Tata Air, Teguh Hendrawan mengaku banjir yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta lantaran adanya sampah yang menghambat arus air. Selain itu, tingginya curah hujan juga menjadi alasan terjadinya banjir.
Selain dua hal tersebut faktor lain adalah rusaknya pompa air di beberapa tempat. Namun dirinya tidak menjelaskan di kawasan mana pompa air yang rusak.
"Sebelumnya jumlah pompa ada 4 unit, dan yang beroperasi hanya 1 unit," ujar Teguh kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan WhatsApp, Senin (11/12).
Lebih lanjut Teguh mengklaim bahwa banjir yang sempat viral di media sosial sudah teratasi. Misalkan di underpass Dukuh Atas yang sudah bisa dilalui oleh pengendara sejak pukul 15.49 WIB tadi.
Menurut Teguh, untuk menurunkan tingkat ketinggian air, Dewan Sumber Daya Air (DSDA) Satgas Tanah Abang beserta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) sudah membuka simpul mandeknya saluran air.
"Semua sudah tertangani," ujar Teguh.
[nes]
BERITA TERKAIT: