Lalai, Kepala KSOP Muara Angke Dicopot

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 02 Januari 2017, 12:58 WIB
rmol news logo . Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencopot Deddy Junaedi dari jabatan Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Muara Angke.

Pencopotan dilakukan terkait terbakarnya Kapal Motor (KM) Zahro Express yang menyebabkan puluhan orang meninggal dunia saat perjalanan dari Pelabuhan Muara Angke, Jakart Utara menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Minggu (1/12).

"Saya copot Kepala KSOP Muara Angke. Karena, dia telah melakukan kelalaian," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kemenhub, Antonius Tonny Budiono di kantornya, Jakarta, Senin (2/1).

Menurut Tonny, Kepala KSOP Muara Angke telah melakukan kelalaian fatal. Salah satunya perbedaan data penumpang di manifes dengan jumlah korban.

"Sebagai aparatur negara yang bertanggung jawab atas keselamatan, itu sangat fatal," kata dia.

Meski dicopot, namun Kepala KSOP Muara Angke belum akan dipecat dari statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil.

"Kami copot sebagai KSOP, bukan dipecat. Kalo pecat, beda lagi. Nanti ada aturannya," jelas Tonny seperti dikabarkan RMOL Jakarta.

Diketahui, dalam kejadian kemarin, 23 orang penumpang meninggal dunia, 17 luka dan 20 orang belum ditemukan, serta 194 selamat.

Semula kapal itu mengangkut penumpang yang hendak liburan tahun baru ke Pulau Tidung. Polisi menyatakan banyak penumpang kapal lompat ke laut tanpa menggunakan pelampung ketika kebakaran terjadi. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA