Di Bojonegoro Dan Yogyakarta, Ratusan Rumah Dan Pohon Tumbang Diterjang Angin

Tetap Waspada Ancaman Angin Puting Beliung

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 22 November 2016, 06:38 WIB
rmol news logo . Hujan deras disertai angin kencang telah menyebabkan rumah rusak dan pohon tumbang di dua tempat, yaitu, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur dan Kota Yogyakarta, DIY Yogyakarta, Senin (21/11).

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Senin (21/11) pukul 15.00 WIB. Beberapa rumah warga mengalami kerusakan tertiup angin dan tertimpa pohon.

Tercatat 10 unit rumah rusak berat, 25 unit rumah rusak sedang, dan 68 unit rusak ringan.

"Kerugian ekonomi masih dilakukan penghitungan. Korban jiwa nihil," kata Kepala Pusat Data Informsi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Selasa (22/11).

BPBD Bojonegoro bersama damkar, muspika dan kepala desa telah melaksanakan pendataan dan pembersihan pohon yang tumbang dijalan.

Sementara itu, lanjut Sutopo, hujan deras disertai angin kencang juga terjadi di Kota Yogyakarta, Senin (21/11), pukul 16.30 WIB. Sebanyak 25 lokasi terdapat pohon dan fasilitas umum lain tumbang.

"Kebutuhan memdesak yang diperlukan adalah terpal. Ini diperlukan mengingat ada rumah warga yang atap rumah yang rusak dan hilang," imbuhnya.

Masyarakat dihimbau tetap waspada terkait ancaman angin puting beliung yang makin meningkat. Peluang terjadinya hujan lebat terjadi hingga Maret 2017 dengan puncak hujan pada Januari 2017.

"Hati-hati saat parkir di lapangan. Hendaknya tidak dibawah pohon atau papan reklame yang besar saat melakuka aktivitas, Demikian Sutopo. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA