KPU DKI: Harusnya Pengamanan Calon Gubernur Tidak Berlebihan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 11 November 2016, 09:59 WIB
KPU DKI: Harusnya Pengamanan Calon Gubernur Tidak Berlebihan
Sumarno/Net
rmol news logo . Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta berharap pengamanan kepada calon gubernur dan calon wakil gubernur seharusnya tidak berlebihan karena mengesankan situasi seolah genting.

Namun demikian, Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno menyebutkan proporsi terkait pengamanan oleh salah satu calon merupakan kewenangan dari kepolisian.

Ia menjelaskan, soal keamanan pasangan calon gubernur tidak bisa dicampuri oleh KPU. Tetapi, ia mengingatkan momen demokrasi seperti masa kampanye janganlah memberi kesan jika situasi begitu genting.

"Seharusnya proporsional saja," kata Sumarno seperti dilansir dari RMOL Jakarta, Jumat (11/11).

Namun seperti apa kadar proporsional, Sumarno enggan berkomentar banyak.

Jika memang kepolisian melihat penurunan puluhan personel yang dilakukan untuk calon petehana Basuki Tajahja Purnama alias Ahok, Kamis kemarin (10/11), adalah proporsional, maka pihaknya tidak bisa membantah.

"Jika dianggap proporsional segitu kata Polda, ya sudah memang segitu pengamanannya," tukas Sumarno.

Diketahui, sebanyak 200 personel polisi berjaga-jaga di lokasi yang akan dijadikan tempat Ahok blusukan (kampanye) di Kedoya Utara. Mereka membawa tameng dan pelindung badan. Dua unit mobil water canon juga terlihat disiagakan. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA