"Kuncinya ada di pemda. Meski banyak peluang yang bisa dimanfaatkan tapi kalau tidak ada yang mengurusnya percuma. Padahal banyak pos-pos anggaran untuk pemberdayaan petani dan nelayan di APBN," jelas anggota Komisi VII DPR RI Tamsil Linrung dalam keterangannya, Selasa (8/11).
Menurut Tamsil, Kabupaten Takalar seharusnya menjadi daerah percontohan sektor pertanian karena kekayaan sumber daya alam yang dimiliki. Dirinya juga pernah membuat pilot project untuk pemberdayaan petani dan nelayan pada saat periode pertama di parlemen pada 2004-2009.
Jika ada kemauan yang jelas dari Pemkab Takalar, seharusnya angka kemiskinan dan pengangguran tidaklah tinggi yaitu berjumlah 400 ribu kepala keluarga dari 700 ribu KK. Artinya, hampir 50 persen kepala keluarga di Takalar hidup dalam kemiskinan.
"Solusinya masyarakat harus diberdayakan lewat peningkatan kualitas SDM dan bantuan modal usaha, sehingga terciptalah lapangan pekerjaan yang banyak. Jika masyarakat produktif bekerja maka tidak ada pengangguran. Angka kemiskinan juga akan berkurang," jelas Tamsil.
Selain itu, Tamsil juga menyoroti persoalan pendidikan di Kabupaten Takalar. Menurut Tamsil, untuk mengubah nasib suatu masyarakat maka pendidikan harus diperhatikan. Diharapkan tidak ada lagi anak yang putus sekolah, serta kualitas guru dan sekolah harus terus ditingkatkan.
"Saya sudah membangun beberapa sekolah percontohan. Karena saya ingin melahirkan generasi unggulan yang bisa bermanfaat buat masyarakat. Hanya lewat pendidikan kita bisa mengubah nasib menjadi lebih baik," pungkas politisi PKS dari Dapil Sulsel I tersebut.
[wah]
BERITA TERKAIT: