Menanggapi kejadian itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan penanganan terhadap para siswa sudah dilakukan dan meminta penjelasan lebih lanjut disampaikan oleh dinas terkait.
“Yang MBG sudah tertangani. Nanti Kepala Dinas Pendidikan yang akan menyampaikan,” ujar Pramono, Senin, 11 Mei 2026.
Dari total 252 siswa yang terdampak, sebanyak 188 siswa telah mengakses fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, 26 siswa dilaporkan masih menjalani perawatan.
Dugaan sementara, gejala keracunan dipicu makanan berupa pangsit isi tahu yang disebut memiliki rasa masam saat dikonsumsi.
Pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Hasil uji laboratorium diperkirakan baru keluar paling cepat pada Selasa pekan depan.
BERITA TERKAIT: