Unjuk Rasa Berpotensi Munculkan Klaster Baru, Pemprov DKI Siap Lakukan Tes Covid-19 Massal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Jumat, 09 Oktober 2020, 17:08 WIB
Unjuk Rasa Berpotensi Munculkan Klaster Baru, Pemprov DKI Siap Lakukan Tes Covid-19 Massal
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menyatakan siap lakukan tes massal jika ditemukan kasus baru dari klaster demo/RMOL
rmol news logo Buntut dari aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di Jakarta pada Kamis kemarin (9/10) tak hanya kerusakan sejumlah fasilitas publik.

Lebih jauh lagi, ada kekhawatiran muncul klaster baru penyebaran Covid-19 akibat banyaknya orang yang berkerumun dan berdesakan saat terjadi unjuk rasa.

Terkait kekhawatiran tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menegaskan, Pemprov DKI Jakarta berencana akan melakukan tes massal kalau memang muncul kasus dari klaster demo.

"Justru itu, kalau nanti ada (kasus), memang kita lakukan tracing," ujar Riza saat ditemui di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (9/10).

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Polda Metro Jaya, setidaknya ditemukan 14 orang yang dinyatakan reaktif Covid-19.

"Nanti kita lihat, sejauh mana. Kita identifikasi dulu, 14 itu dari kampus mana atau sekolah mana. Nanti petugas dinas kesehatan untuk melakukan contact tracing. Itu kan baru rapid, nanti diteruskan swab. Tahapannya begitu," jelasnya.

Pria yang karib disapa Ariza itu pada siang tadi telah mengunjungi Polda Metro Jaya untuk menjenguk pengunjuk rasa yang sempat ditahan oleh aparat kepolisian.

Ariza membeberkan, dari sekitar 1.192 yang diamankan ternyata lebih dari 50 persen adalah bukan warga Jakarta.

Bahkan, lebih dari 60 persen ternyata usianya di bawah 19 tahun atau berstatus pelajar. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA