Kabidhumas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, kepastian tersebut diperoleh setelah proses identifikasi jenazah dilakukan dengan mencocokkan sejumlah data dan keterangan dari pihak keluarga.
"Setelah dilakukan proses identifikasi, jenazah yang ditemukan di Kali Teratai diketahui merupakan EM. Berdasarkan hasil identifikasi dan keterangan dari pihak keluarga, yang bersangkutan dipastikan bukan merupakan penumpang maupun bagian dari rombongan speed boat yang mengalami lost contact di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau," kata Kombes Maruli kepada wartawan, Minggu, 13 September 2026.
Menurut Kombes Maruli, pihak keluarga juga telah mengakui bahwa jenazah tersebut merupakan bagian dari keluarga mereka.
"Jadi, hasil identifikasi terhadap jenazah EM merupakan keluarga dari pihak yang datang dan memberikan keterangan kepada kami, sehingga dapat dipastikan bahwa yang bersangkutan bukan bagian dari rombongan speed boat yang masih dalam proses pencarian," jelasnya.
Dengan hasil identifikasi tersebut, Polda Banten meminta masyarakat maupun media tidak mengaitkan penemuan jenazah EM di Kali Teratai dengan rombongan speed boat yang hingga kini masih dalam pencarian.
Kombes Maruli menegaskan, Polda Banten bersama tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap rombongan speed boat yang mengalami lost contact.
"Polda Banten bersama tim SAR gabungan masih terus melaksanakan operasi pencarian terhadap rombongan speed boat yang mengalami lost contact. Kami mengimbau masyarakat dan rekan-rekan media untuk tetap mengacu pada informasi resmi," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: