Pengungkapan Kasus Batu Bara Ujian Nyata Komitmen Negara Berantas Korupsi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Kamis, 09 Juli 2026, 16:32 WIB
Pengungkapan Kasus Batu Bara Ujian Nyata Komitmen Negara Berantas Korupsi
Kortastipidkor dan Polda Metro Jaya menemukan brankas tersembunyi berisi 74 kg emas hingga mata uang asing saat menggeledah sebuah rumah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Rabu 8 Juli 2026. (Foto: Dok. Polri)
rmol news logo Solidaritas Pemuda Desa (SPEDA) mendukung Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan batu bara untuk kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Ketua Umum DPN SPEDA, Fadli Rumakefing menilai pengungkapan perkara tersebut merupakan ujian nyata komitmen negara dalam memberantas korupsi, khususnya di sektor energi yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

"Langkah penyidik Kortas Tipidkor yang terus mengembangkan penyidikan patut diapresiasi," kata Fadli dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 9 Juli 2026.

Terbaru, penyidik melakukan penggeledahan di sebuah rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, pada Rabu malam, 8 Juli 2026, untuk mengusut dugaan korupsi pengadaan batu bara yang diduga berkaitan dengan PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero), dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

"Langkah tersebut menunjukkan keseriusan Polri dalam mengumpulkan alat bukti, menelusuri aliran dana, serta mengungkap seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara ini," kata Fadli.

Ia menegaskan penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan. Menurutnya, penyidik harus menelusuri hingga aktor intelektual, pihak yang diduga menikmati hasil tindak pidana, maupun pihak yang diduga menyamarkan aset melalui skema TPPU.

"Begitu pula siapa saja yang mencoba menghalangi, mengintervensi, atau merintangi proses penyidikan harus ditindak tegas. Tidak boleh ada kekebalan hukum bagi siapa pun," kata Fadli.

Fadli juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawal proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, pemberantasan korupsi membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa agar aparat penegak hukum dapat bekerja secara independen dan bebas dari tekanan.

"Jangan biarkan Polri berjuang sendirian," pungkas Fadli.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA