Pembacaan doa menjadi salah satu rangkaian peresmian Program Tiga Juta Rumah yang digagas pemerintah.
Suasana khidmat sempat diselingi candaan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Di hadapan Presiden Prabowo, Maruarar mengatakan pembacaan doa oleh KH Zulfa Mustofa merupakan bentuk mengakomodasi aspirasi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid.
Candaan tersebut mengundang senyum dan tawa para tamu yang hadir tanpa mengurangi kekhidmatan acara.
Dalam doanya, KH Zulfa Mustofa memohon agar ikhtiar pemerintah menghadirkan hunian layak bagi masyarakat mendapat keberkahan, kemudahan, dan membawa kemaslahatan bagi bangsa.
"Ya Allah yang maha mengabulkan doa, berikanlah kelancaran dan keberkahan seluruh acara hari ini sebagai awal untuk mencapai ridho-Mu dalam memaksimalkan amanah yang telah Engkau berikan kepada presiden kami serta memberikan keluasan manfaat bagi rakyat Indonesia," ucap KH Zulfa.
Ia juga mendoakan Presiden Prabowo beserta jajaran pemerintah agar diberi kekuatan, kesehatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Acara di Batang itu menandai pelaksanaan akad massal 62.000 unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang digelar serentak di berbagai daerah. Kegiatan tersebut juga dibarengi dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mempercepat realisasi Program Tiga Juta Rumah yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo di sektor perumahan.
BERITA TERKAIT: