
Kepala Badan Reserse dan Krimal (Kabareskrim) Polri Suhardi Aliyus membenarkan Kapolri Jenderal Sutarman ikut datang bersamanya ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, hari ini (Kamis, 12/12).
Suhardi menerangkan alasan mengapa Sutarman masuk dan keluar tak melalui pintu depan lobi utama Gedung KPK. Kata dia, hal itu sudah merupakan prosedur tetap.
"Itu prosedur tetap (protap) yang sudah dilaksanakan teman-teman KPK," ujar Suhardi usai bertemu perwakilan KPK sesaat lalu.
Mantan Kapolda Jawa Barat ini tak mau berspekulasi lebih lanjut saat ditanya, apakah Suatarman melakukan itu karena menghindari awak media mengenai kasus korupsi Hambalang.
Mengingat, nama Jenderal Sutarman disebutkan dalam sidang oleh saksi Sylvia Soleha alias Bu Pur, pernah diminta bantuan oleh terdakwa Deddy Kusdinar dan sepupu SBY, Widodo Wisnu Wiyoko untuk mengamankan sebuah aksi demo LSM di Kemenpora.
"(Soal itu) tanyakan saja ke KPK," demikian Suhardi.
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: