Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa PFLP merupakan program yang dirancang secara khusus oleh Presiden Prabowo untuk mencetak calon-calon pemimpin BUMN yang memiliki kapasitas kepemimpinan kuat serta pemahaman mendalam terhadap tata kelola perusahaan negara.
“Program yang dirancang khusus oleh Bapak Presiden ini dipersiapkan untuk membentuk calon pemimpin perusahaan-perusahaan BUMN di masa mendatang,” tulis Seskab Teddy dalam unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet.
Menurut Teddy, sebanyak 400 peserta mengikuti angkatan pertama program tersebut sebagai bagian dari langkah strategis pemerintah memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan BUMN.
“PFLP dirancang untuk mendukung visi Presiden Prabowo dalam menciptakan tata kelola BUMN yang baik melalui penguatan sumber daya manusia yang memiliki best heart and best mind,” ujar Seskab Teddy.
Program pendidikan tersebut akan berlangsung selama sembilan bulan dan terbagi ke dalam tiga tahapan utama.
Pada fase awal, peserta akan menjalani proses pembentukan karakter dan disiplin yang menjadi fondasi kepemimpinan. Setelahnya, peserta akan mengikuti penguatan kapasitas manajerial dan kemampuan pengambilan keputusan melalui Danantara Corporate University selama empat bulan.
Tahap akhir diisi dengan program magang di kementerian, lembaga, maupun perusahaan BUMN untuk memberikan pengalaman langsung dalam pengelolaan organisasi dan kebijakan publik.
“Penguatan kapasitas manajerial dan pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan, serta magang selama dua bulan di kementerian, lembaga, maupun lingkungan BUMN,” lanjut Seskab Teddy.
Teddy menegaskan bahwa PFLP merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam membangun kepemimpinan BUMN yang memiliki profesionalisme tinggi dan kapasitas menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menyiapkan generasi pemimpin BUMN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan masa depan Indonesia,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: