Pameran yang diselenggarakan oleh Krista Exhibitions ini akan menjadi wadah strategis yang mempertemukan para pelaku industri, produsen, distributor, integrator sistem, profesional, hingga komunitas kreatif dari dalam dan luar negeri untuk menampilkan inovasi dan teknologi terkini serta memperkuat kolaborasi dan peluang bisnis.
CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim mengatakan, PRO AVL Indonesia dirancang menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh ekosistem industri audio visual dan musik.
"Kami optimistis ajang ini mampu membuka peluang bisnis sekaligus memperkuat daya saing industri kreatif Indonesia di tingkat global," kata Daud, dikutip Minggu 26 Juli 2026..
PRO AVL Indonesia 2026 menghadirkan 60 brand internasional dari 12 negara, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Jepang, Prancis, Italia, Denmark, Swedia, Austria, China, Spanyol, dan Indonesia. Pameran ini juga diselenggarakan secara bersamaan dengan pameran Music Indonesia Expo 2026.
"Keberagaman peserta ini mencerminkan tingginya antusiasme pelaku industri global dalam memperkenalkan inovasi terbaru di bidang audio, visual, pencahayaan, dan musik kepada pasar Indonesia dan Asia Tenggara," kata Daud.
Ia berharap pameran ini tidak hanya membuka peluang bisnis dan kolaborasi baru, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi yang dapat memperkuat pertumbuhan industri kreatif Indonesia.
"Dengan semakin banyaknya kolaborasi yang terjalin, kami optimistis industri ini akan terus berkembang dan semakin kompetitif, baik di pasar nasional maupun internasional,” kata Daud.
BERITA TERKAIT: