"Tapi yang saya ingat, yang terkait substansi, ada tiga," ujar Djoko di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, (Senin, 11/11).
Pertanyaan-pertanyaan tersebut mengenai hubungan dirinya dengan mantan Menpora Andi Alifian Mallarangeng; terkait proyek pengadaan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Bogor; dan mengenai keterkaitan Andi Mallarangeng dan P3SON.
Djoko Pekik berkelit saat ditanya apakah Andi Mallarangeng yang mengusulkan pembangunan P3SON tersebut. "Saya enggak tahu persis kronologis makronya. Karena dari awal memang sudah ada rencana pembangunan itu," jawab Djoko.
Ia pun membantah terlibat dalam kepanitiaan pembangunan sekolah olahraga di Hambalang. Pasalnya, pembangunan proyek Hambalang sudah berjalan saat ia masuk bergabung di Kemenpora pada September 2010 lalu.
Meski begitu, dia memastikan tidak ada unsur "dipaksakan" dalam pembangunan sekolah olahraga tersebut. Menurutnya pembangunan itu memang harus dilakukan karena kebutuhan sekolah olahraga yang sudah sangat mendesak.
Karena, pada tahun 2012 lalu, sekolah di Hambalang tersebut sudah bisa beroperasional. "Yang mendesak itu sekolahnya agar Ragunan segera dipindahkan ke sana. Memang harapannya 2012 itu harus operasional," demikian Djoko Pekik.
[zul]
BERITA TERKAIT: