Mengutip laporan
CBS News, Kamis, 10 September 2026, sekitar delapan jet tempur F-15 mengalami kerusakan ringan.
Selain itu, sebuah pesawat serang A-10 Thunderbolt yang dikenal dengan julukan Warthog juga terkena serangan. Pesawat tersebut dilaporkan mengalami kerusakan serius hingga kehilangan salah satu sayapnya.
"Satu pesawat A-10 Thunderbolt, yang dikenal sebagai Warthog, terkena serangan dan kehilangan satu sayap, sementara sekitar delapan pesawat F-15 mengalami kerusakan ringan dan kembali beroperasi selama serangan Iran di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti," kata reporter
CBS Jennifer Jacobs dalam sebuah unggahan di X.
Tidak ada korban jiwa dari pihak AS yang dilaporkan dalam serangan tersebut. Kerusakan pada sejumlah pesawat terjadi setelah AS mengaku telah menyerang lima kapal tanker Iran sebagai tindakan balasan atas serangan Iran terhadap kapal milik Angkatan Laut AS.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kemudian menyatakan telah melancarkan serangan terhadap delapan kapal tanker dan dua kapal perang, termasuk pangkalan militer AS di Yordania.
Untuk menghadapi serangan tersebut, pasukan AS di Yordania dilaporkan menembakkan lebih dari 30 rudal Patriot sebagai upaya pertahanan terhadap serangan Iran.
Serangan tersebut berlangsung di tengah kekhawatiran pejabat AS terkait semakin menipisnya persediaan rudal Patriot.
Kondisi itu juga disebut beriringan dengan berkurangnya stok amunisi berpemandu presisi lainnya yang dimiliki militer AS.
BERITA TERKAIT: