Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang menyebut pihaknya bersiap menerima pengiriman minyak Rusia setelah sebelumnya menghentikan pembelian akibat invasi Moskow ke Ukraina pada 2022.
“Jepang akan menerima pengiriman pertama minyak mentah Rusia sejak konflik di Timur Tengah mengganggu pasokan energi global," ungkap laporan
The Moskow Times, seperti dikutip pada Minggu, 3 Mei 2026.
Perusahaan penyulingan Taiyo Oil akan menerima kargo minyak Rusia melalui proyek Sakhalin-2 di Timur Jauh Rusia.
Proyek energi ini dikendalikan Gazprom, sementara perusahaan Jepang Mitsui dan Mitsubishi masih mempertahankan saham minoritas.
Langkah Tokyo tak lepas dari dampak masif penutupan Hormuz yang selama ini menjadi urat nadi distribusi minyak global.
Situasi tersebut menjadi pukulan berat bagi Jepang yang pada 2025 masih mengandalkan 94 persen impor minyak mentah dari Timur Tengah.
Selain Rusia, Jepang juga meningkatkan pembelian dari Amerika Serikat dan negara-negara pemasok lain yang tidak melewati jalur Hormuz.
Sejumlah negara Asia seperti Filipina, Indonesia, dan Korea Selatan ikut memperbesar pembelian minyak serta produk petroleum Rusia di tengah krisis pasokan global.
BERITA TERKAIT: