Pemerintah Teheran memastikan Mojtaba Khamenei berada dalam kondisi aman dan sehat. Penjelasan tersebut disampaikan penasihat pemerintah Iran, Yousef Pezeshkian, yang juga merupakan putra Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Ia menegaskan kabar mengenai cedera Mojtaba tidak benar.
"Saya mendengar kabar bahwa Bapak Mojtaba Khamenei terluka. Saya telah bertanya kepada beberapa teman yang memiliki koneksi. Mereka memberitahu saya bahwa, alhamdulillah, beliau dalam keadaan aman dan sehat," kata Yousef dalam pernyataan melalui Telegram, seperti dikutip
AFP, Rabu 11 Maret 2026.
Sebelumnya, televisi pemerintah melaporkan Motjaba "terluka dalam perang Ramadan," tetapi tidak merinci luka yang dimaksud.
Media AS,
New York Times, juga mengutip tiga sumber pejabat Iran yang mengatakan Mojtaba terluka.
"(Mojtaba) mengalami luka, termasuk di bagian kaki, tapi dia sadar dan berlindung di tempat paling aman dengan akses komunikasi terbatas," demikian kata para sumber itu.
Pengangkatan Mojtaba sendiri masih memicu reaksi keras dari Presiden AS, Donald Trump. Trump menyatakan tidak senang dengan keputusan Iran dan menyebut penunjukan Mojtaba sebagai “kesalahan besar”.
Trump juga menegaskan Mojtaba tidak akan bisa hidup damai dan tidak akan bertahan lama tanpa persetujuan dari AS.
BERITA TERKAIT: