Kantor Berita Emirat (WAM) melaporkan bahwa kesepakatan itu dicapai melalui otoritas penerbangan sipil antar kedua negara, selama kunjungan resmi kenegaraan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian ke Dubai.
“Perjanjian tersebut bertujuan untuk mengatur transportasi udara antara kedua negara dan meningkatkan peluang perdagangan dan pariwisata,” tulis WAM dalam laporannya, seperti dimuat
Reuters.
Di bawah dokumen kesepakatan, disebutkan bahwa kedepannya maskapai penerbangan nasional Iran dan UEA akan memberikan lebih banyak layanan kepada penumpang mereka dan membuka rute-rute baru.
Selama kunjungannya, Amir-Abdollahian bertemu dengan Menteri Luar Negeri UEA, Abdullah bin Zayed Al Nahyan. Kedua pihak membahas beberapa hal terkait perkembangan bilateral, regional, global, hingga rencana kerja sama untuk memperkuat ekonomi kedua negara.
Amir-Abdollahian juga telah bertemu dengan Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan yang mengeluarkan undangan resmi kepada Presiden Ebrahim Raisi untuk berkunjung ke UEA, yang disambut baik oleh Menlu Iran itu.
Kunjungan Menlu Amir-Abdollahian itu dilakukan sebagai bagian dari turnya ke beberapa negara di kawasan Teluk Persia setelah rekonsiliasi Iran-Arab Saudi yang disepakati pada Maret lalu.
BERITA TERKAIT: