IRIB menyebut memiliki dua dokumen resmi yang dapat membuktikan bahwa UEA sebenarnya sudah terlibat dalam perang.
Klaim pertama didasarkan pada penghancuran drone tempur China WingLoong-2 pada 1 April 2026. IRIB menegaskan drone tersebut hanya dimiliki Arab Saudi dan UEA, sehingga menguatkan dugaan peran Abu Dhabi.
Selain itu, IRIB juga menyebut adanya pencegatan pesawat tempur Mirage 2000 milik UEA di atas Pulau Jask, wilayah Iran, pada 22 Maret lalu.
"Insiden itu menjadi bukti bahwa Abu Dhabi telah masuk dalam konflik bersenjata melawan Teheran," ungkap laporan tersebut.
Namun demikian, klaim Iran belum mendapat tanggapan resmi dari pemerintah UEA terkait laporan tersebut.
Ketegangan regional meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari lalu.
Serangan itu dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk pemimpin tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Teheran melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta sejumlah negara lain seperti Yordania dan Irak, termasuk wilayah negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.
BERITA TERKAIT: