Agenda China itu telah gagal karena Australia telah menyediakan vaksin Covid-19 untuk kawasan Pasifik lebih dulu, sebelum China atau negara lain memberikan penawaran vaksin kepada mereka.
PM Morrison mengatakan, untuk melawan serbuan vaksin dari China, dirinya rutin berbicara dengan para pemimpin pulau-pulau Pasifik setiap minggu.
"Saya berbicara dengan para pemimpin Pasifik setiap minggu dan itulah yang memastikan bahwa kami dapat memblokir serangan ke kawasan kami, karena kami berbagi nilai dengan kawasan Pasifik," ujar Morrison kepada
Reuters, Minggu (13/3).
Australia telah lama mencurigai ada agenda tersembunyi China di balik bantuan vaksin Covid-19 ke negara-negara Pasifik. Negeri Kangguru itu melihatnya sebagai upaya menancapkan pengaruh, terutama pada Kepulauan Solomon.
Morrison mengatakan, keinginan China untuk membangun pangkalan militer di pulau-pulau Pasifik itu sangat jelas bagi Australia.
“Tetapi ini tidak akan terjadi (langgengnya agenda China itu),†ujar Morrison.
Saat ini, Australia merupakan donor bantuan terbesar ke pulau-pulau Pasifik, meskipun China telah meningkatkan pinjaman dan bantuan infrastruktur. Beberapa waktu lalu, China juga menyediakan peralatan militer untuk Fiji.
China sendiri telah membantah memiliki niat tersembunyi di balik bantuan dan tawaran kerjasama kepada negara-negara Pasifik. Bantuan itu diklaim adalah untuk membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi China dan negara-negara kepulauan Pasifik.
China menganggap, tudingan yang kerap dilontarkan Australia dan Amerika Serikat sebagai "upaya menghidupkan kembali mentalitas perang dingin."
Hubungan Australia dan China sebagai mitra dagang yang signifikan telah memburuk beberapa tahun terakhir. Setelah Australia melontarkan tuduhan tentang asal mula pandemi Covid-19 di Wuhan dan menuntut penyelidikan. China kemudian menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah produk Australia sebagai pembalasan.
Australia kini bergabung bersama Quad, yang dipimpin Amerika Serikat, Jepang dan India. Aliansi ini dibentuk untuk melawan pengaruh China di kawasan Pasifik. Sementara China menyebut aliansi itu tak ubahnya “NATO Indo Pasifikâ€.
BERITA TERKAIT: