Pengumuman tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Giorgi Gakharia pada Senin (30/3) dan akan mulai berlaku pada Selasa (31/3).
Gakharia mengatakan, perjalanan antar kota dengan transportasi umum akan dilarang dan warga hanya diperbolehkan untuk keluar rumah untuk membeli bahan makanan dan obat, itu pun dengan aturan jarak sosial.
Selain itu, setiap warga yang akan keluar rumah harus membawa KTP. Orang yang berusia di atas 70 tahun hanya diizinkan untuk pergi ke toko bahan makanan atau apotek terdekat.
Dimuat
Reuters, Georgia juga akan mendirikan pos-pos pemeriksaan khusus di ibukota Iblisi dan enam kota besar lainnya guna mengawasi pergerakan warga.
Negara berpenduduk 3,7 juta orang ini telah melaporkan 100 infeksi pada Senin dengan 18 orang telah pulih, tanpa kematian.
Sejak 21 Maret, Georgia telah menyatakan keadaan darurat selama satu bulan.
Seiring dengan itu, Georgia juga telah menutup perbatasannya, melarang warga asing masuk, dan menghentikan jalur penerbangan.
BERITA TERKAIT: