AS Dan China Jangan Ganggu Perdamaian Dua Korea

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Minggu, 29 April 2018, 02:29 WIB
AS Dan China Jangan Ganggu Perdamaian Dua Korea
Kim Jong Un- Moon Jae In/Net
rmol news logo Pertemuan tingkat tinggi pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In disambut baik DPR Indonesia.

Anggota Komisi I DPR Fraksi PDIP Evita Nursanty menilai pertemuan langka dan bersejarah ini dapat memuncukan asa perdamaian di Semenanjung Korea.

Namun demikian, dia tidak menampik jika ada faktor-faktor yang bisa menggagalkan perdamaian kedua korea. Kim Jong Un, kata dia, harus membuktikan niat baik seperti diungkapkan dalam pertemuan. Sebab perhatian dunia kini mengarah kepadanya.
 
“Begitu juga faktor AS dan China, jangan sampai terkesan menjadi pengganggu, tapi sebaliknya mereka harus ikut membangun trust di antara para-pihak,” kata Evita dalam siaran persnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu, (28/4).
 
Evita meminta agar semua pihak kembali melihat kegagalan perundingan di masa lalu, terutama dari sisi Korea Utara. Ini penting untuk menguji kesungguhan dan juga mencegah sengketa baru yang tidak perlu. Sebab untuk menggelar pertemuan Korea Summit itupun bukan hal mudah karena bisa saja ada sengketa protokoler yang tidak perlu.

"Saya sangat berharap pertemuan yang sudah menjadi perhatian seluruh dunia ini, tidak hanya dijadikan waktu 'jeda' untuk selanjutnya melanjutkan perseteruan berikutnya. Ini harus berkelanjutan dan memperluas langkah baik menuju perkembangan berkelanjutan hubungan antar-Korea,” terangnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA