Anggota Komisi I DPR Fraksi PDIP Evita Nursanty menilai pertemuan langka dan bersejarah ini dapat memuncukan asa perdamaian di Semenanjung Korea.
Namun demikian, dia tidak menampik jika ada faktor-faktor yang bisa menggagalkan perdamaian kedua korea. Kim Jong Un, kata dia, harus membuktikan niat baik seperti diungkapkan dalam pertemuan. Sebab perhatian dunia kini mengarah kepadanya.
“Begitu juga faktor AS dan China, jangan sampai terkesan menjadi pengganggu, tapi sebaliknya mereka harus ikut membangun trust di antara para-pihak,†kata Evita dalam siaran persnya kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu, (28/4).
Evita meminta agar semua pihak kembali melihat kegagalan perundingan di masa lalu, terutama dari sisi Korea Utara. Ini penting untuk menguji kesungguhan dan juga mencegah sengketa baru yang tidak perlu. Sebab untuk menggelar pertemuan Korea Summit itupun bukan hal mudah karena bisa saja ada sengketa protokoler yang tidak perlu.
"Saya sangat berharap pertemuan yang sudah menjadi perhatian seluruh dunia ini, tidak hanya dijadikan waktu 'jeda' untuk selanjutnya melanjutkan perseteruan berikutnya. Ini harus berkelanjutan dan memperluas langkah baik menuju perkembangan berkelanjutan hubungan antar-Korea,†terangnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: