Sebagaimana dikutip
Reuters, ujicoba rudal jarak menengah Hwasong 12 Korut itu dilakukan saat pasukan AS dan Korea Selatan melakukan latihan militer tahunan di semenanjung.
Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga menganggap peluncuran rudal yang dilakukan Korut sebagai ancaman serius kepada negaranya.
"Karena rudal tersebut sepertinya melewati wilayah udara kami," ujar Suga seperti dilansir
NHK.
Menurutnya, peluncuran itu juga sangat berbahaya bagi keselamatan lalu lintas pesawat dan kapal. Ia menegaskan bahwa Jepang akan mengambil tindakan tegas atas peluncuran tersebut.
"Kami tidak dapat menoleransi provokasi yang dilakukan berulang kali oleh Korut," sambungnya.
Senada dengan itu, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga memastikan bahwa dia akan segera mengambil tindakan tegas setelah semua informasi terkumpul.
"Kami akan segera mengumpulkan informasi dan menganalisisnya dan mengambil semua tindakan yang dibutuhkan untuk memastikan keselamatan masyarakat," pungkasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: