Sebagaimana dilansir
Reuters, media di Spanyol menyebutkan bahwa insiden ini telah merenggut 13 korban jiwa. Meski di satu sisi, otoritas Spanyol baru mengkonfirmasi satu orang korban meninggal, dimana 32 orang lainnya terluka dan 10 di antaranya luka serius.
Polisi saat ini sedang mengejar pengemudi mobil tersebut. Sejumlah saksi mata menyebut bahwa pengemudi itu melarikan diri dari tempat kejadian dengan berjalan kaki.
Belum diketahui motif dari insiden ini. Namun demikian, seorang sumber yang dekat dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) di Gedung Putih menyebut bahwa insiden ini diduga merupakan aksi terorisme.
Jurubicara Gedung Putih bahkan mengatakan Presiden AS Donald Trump terus mengikuti perkembangan peristiwa tersebut.
Warga mendekati kawasan Placa Catalunya, Barcelona, pasca insiden ini. Sementara stasiun kereta api dan metro juga ditutup untuk umum.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: