Berdasarkan data transaksi yang dihimpun Bank Indonesia (BI), dana tersebut masuk pada periode 29-31 Desember 2025.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan bahwa nonresiden mencatatkan beli neto sebesar Rp2,43 triliun. Jumlah tersebut terdiri atas beli neto Rp1,23 triliun di pasar saham dan Rp1,66 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN).
“Nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp2,43 triliun,” ujar Denny dalam keterangan resmi, Sabtu 3 Januari 2025.
Namun demikian, nonresiden juga tercatat melakukan jual neto sebesar Rp460 miliar di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
Secara kumulatif sepanjang tahun hingga 31 Desember 2025, nonresiden mencatatkan jual neto sebesar Rp17,00 triliun di pasar saham dan Rp110,11 triliun di SRBI. Sementara itu, di pasar SBN tercatat beli neto sebesar Rp2,01 triliun.
Denny menegaskan bahwa Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait guna menjaga ketahanan ekonomi nasional.
“Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia,” tandasnya.
BERITA TERKAIT: