Pengakuan Presiden Komisi Eropa Yang Tak Punya Smartphone

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 01 Juli 2017, 15:58 WIB
Pengakuan Presiden Komisi Eropa Yang Tak Punya <i>Smartphone</i>
Jean-Claude Juncke (kiri)/BBC
rmol news logo Smartphone atau ponsel pintar kini merupakan sesuatu yang hampir pasti dimiliki mayoritas masyarakat modern.

Namun hal itu tidak berlaku bagi Presiden Komisi Eropa Jean Claude Juncker.

Dalam sebuah konferensi pers baru-baru ini, Juncker mengatakan bahwa ia tidak memiliki smartphone.

"Saya tidak boleh mengatakannya, tapi saya harus mengatakannya, saya masih belum memiliki smartphone," kata pria berusia 62 tahun tersebut.

Pengakuan itu dikeluarkan saat ia membantu meluncurkan kepresidenan Uni Eropa yang cerdas digital Estonia.

Juncker bercanda bahwa Perdana Menteri Estonia Juri Ratas bahkan harus  berkominikasi jarak jauh dengan dirinya seperti abad ke-19, yakni dengan kartu pos untuk mengundangnya ke Tallin.

Menurut sumber Uni Eropa, seperti dimuat BBC, telepon yang digunakan Juncker adalah ponsel Nokia tua. Tidak jelas tipe apa yang ia gunakan.

Kepala Uni Eropa tersebut adalah mantan perdana menteri Luksemburg. Ia mengaku bahwa  dengan kecenderungan teknofobia semacam itu, dirinya tidak bisa menjadi perdana menteri Estonia.

"Ini sama sekali tidak mungkin," jelasnya.

Estonia adalah salah satu negara yang paling terhubung secara digital, dan merupakan orang pertama yang memperkenalkan voting secara online. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA