Dalam pertanda terbaru akan adanya konfrontasi yang semakin sering dengan Damaskus dan sekutu-sekutunya, insiden yang terjadi awal pekan ini diikuti dengan cepat oleh serangan jet tempur Suriah yang diujicobakan di pedesaan Raqqa di AS selatan setelah menjatuhkan bom di dekat pasukan pendukung AS.
Pentagon mengatakan pesawat F-15 milik AS yang terbang di atas wilayah Suriah menembaki pesawat tak berawak tersebut setelah menunjukkan niat bermusuhan dan maju pada pasukan koalisi.
Juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis mengatakan bahwa mereka memiliki "sayap kotor", yang berarti kapal itu dipersenjatai.
"Saya dapat mengatakan bahwa itu adalah pesawat tak berawak buatan Iran," kata Davis tanpa menjelaskan lebih lanjut soal siapa yang mengoperasikannya seperti dimuat
Al Jazeera.
Daerah tersebut jatuh di bagian Suriah yang baru-baru ini diidentifikasi sebagai prioritas militer oleh Damaskus, dan sangat penting bagi Iran karena berusaha untuk mengamankan koridor darat antara pasukan yang didukungnya di Suriah dan Irak.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: