Pernyataan itu dibuat May setelah sebuah van menabrak jamaah di dekat sebuah masjid di London dalam sebuah serangan yang disengaja terhadap umat Islam saat mereka meninggalkan shalat di masjid-masjid di London utara pada hari Senin (19/6).
"Pagi ini, negara kita bangun dengan kabar tentang serangan teroris lain di jalan-jalan ibu kota kita, bulan kedua dan setiap bulan memuakkan seperti yang telah terjadi sebelumnya," katanya di luar kantornya di Downing Street.
"Itu adalah serangan yang sekali lagi menjadi sasaran orang-orang biasa dan orang-orang yang tidak berdosa melakukan kehidupan sehari-hari mereka, saat ini Muslim Inggris saat mereka meninggalkan masjid setelah sholat," sambungnya seperti dimuat
Reuters.
Dia mengatakan bahwa sumber-sumber tambahan kepolisian akan dikerahkan untuk memberikan kepastian. Ia juga mengatakan bahwa Inggris telah terlalu toleran terhadap semua bentuk ekstremisme di masa lalu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: