Dalam pernyataannya di akun X pribadinya, Starmer menekankan pentingnya solusi diplomatik jangka panjang demi mengakhiri konflik dan menjaga stabilitas jalur perdagangan global.
Ia mengatakan bahwa dunia membutuhkan kesepakatan yang mampu menghentikan konflik sekaligus membuka kembali Selat Hormuz untuk pelayaran internasional tanpa hambatan.
“Kami perlu melihat sebuah kesepakatan yang mengakhiri konflik dan membuka kembali Selat Hormuz, dengan kebebasan navigasi tanpa syarat dan tanpa pembatasan," tulis Starmer, dikutip Senin 25 Mei 2026.
Selain itu, Starmer kembali menegaskan sikap Inggris terhadap program nuklir Iran. Menurutnya, Iran tidak boleh diizinkan mengembangkan senjata nuklir dalam kondisi apa pun.
“Penting bahwa Iran tidak pernah diizinkan mengembangkan senjata nuklir,” tegasnya.
Pemerintah Inggris, lanjut Starmer, akan terus mengambil langkah untuk melindungi warga negaranya dari dampak konflik tersebut. Inggris juga akan bekerja sama dengan mitra internasional guna memanfaatkan momentum diplomasi yang sedang berlangsung.
“Kami akan bekerja sama dengan mitra internasional untuk memanfaatkan momentum ini dan mencapai penyelesaian diplomatik jangka panjang,” ujar Starmer.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pembicaraan dengan Iran berlangsung secara konstruktif. Ia bahkan menyebut ada peluang tercapainya kesepakatan baru terkait isu nuklir Iran, setelah ketegangan di kawasan sempat memicu kekhawatiran global terhadap gangguan pasokan energi dan keamanan di Selat Hormuz.
BERITA TERKAIT: