Dengan hampir semua suara dihitung, La République en Marche, di samping sekutu MoDem-nya, memenangkan lebih dari 300 kursi di Majelis Nasional yang memiliki kapasitas 577 tempat kursi.
Margin yang menang lebih rendah dari perkiraan, dengan jumlah pemilih turun dari tahun 2012.
Kemenangan partainya menjadi sorotan menarik, mengingat separuh dari kandidatnya memiliki sedikit atau tidak memiliki pengalaman politik sama sekali.
Namun mereka berhasil menyingkirkan semua partai arus utama dan memberi mandat yang kuat kepada parlemen untuk mendukung upaya presiden berusia 39 tahun itu mengejar rencana reformasi pro-Uni Eropa dan ramah bisnis.
Mayoritas besar La République en Marche (Republik Bergerak atau LREM) dan MoDem melebihi batas kursi 289 yang dibutuhkan untuk mengendalikan Majelis Nasional. Ini merupakan pukulan besar bagi partai-partai tradisional baik di sisi kiri maupun kanan. Demikian seperti dimuat
BBC.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: