Begitu nasihat dari mantan pemimpin Partai Konservatif William Hague.
"Mengubah penekanan yang diberikan pada tujuan Inggris, dengan indikasi yang jelas bahwa pertumbuhan ekonomi akan menjadi prioritas karena mengendalikan jumlah orang yang masuk ke negara ini untuk bekerja," kata Hague dalam sebuah kolom yang diterbitkan oleh surat kabar Daily Telegraph dan dimuat ulang Reuters.
"Ini akan menunjukkan kesiapan untuk mengakomodasi pandangan Konservatif Skotlandia, organisasi bisnis dan, pada tingkat tertentu, partai-partai oposisi, dalam parameter tertentu," tambahnya.
Hague yang pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Inggris antara tahun 2010 dan 2014, mengatakan bahwa perubahan strategi ini harus dilakukan dalam beberapa minggu ke depan sebelum perundingan perceraian dengan Uni Eropa dimulai dengan sungguh-sungguh.
May kehilangan harapan partainya atas kemenangan telak, May kehilangan mayoritas di parlemen dalam pemilihan minggu lalu, mendorongnya ke dalam pembicaraan yang terburu-buru mengenai sebuah kesepakatan dukungan dengan partai Protestan Irlandia Utara yang kecil.
[mel]
BERITA TERKAIT: