Menurut data PBB, ISIS melakukan serangan di kubu terakhir kelompok tersebut, di mana sebuah koalisi pasukan bekerja untuk mengusir para pejuang tersebut.
"Kebrutalan Daesh (ISIS) dan kelompok teroris lainnya tampaknya tidak mengenal batas," kata Zeid bin Ra'ad al-Hussein, kepala hak asasi manusia PBB.
"Kemarin, staf saya melaporkan kepada saya bahwa mayat orang-orang Irak yang dibunuh, perempuan dan anak-anak masih terbaring di jalan-jalan di lingkungan al-Shira di Mosul barat, setelah setidaknya 163 orang ditembak dan dibunuh oleh Daesh untuk mencegah mereka melarikan diri," sambungnya seperti dimuat
Al Jazeera.
Hussein membuat komentar dalam pidato pembukaannya ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB.
Juru bicara, Rupert Colville, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa pembunuhan tersebut diyakini telah terjadi pada 1 Juni.
[mel]
BERITA TERKAIT: