Perusahaan Kushner dijadwalkan untuk menyampaikan peluang real estat kepada investor di kota-kota selatan Shenzhen dan Guangzhou pada akhir pekan.
Tapi minggu lalu, Nicole Meyer Kushner diserang karena menggunakan nama saudara laki-lakinya di lapangan.
Meyer Kushner menggunakan nama saudaranya sambil mendesak investor untuk menanam modal 500 ribu dolar AS ke proyek properti di New Jersey melalui program EB-5.
Program visa EB-5, yang sering digunakan oleh warga negara China yang kaya, memungkinkan investor asing menempuh jalur hijau jika mereka menginvestasikan lebih dari 500.000 dolar ASdalam sebuah proyek yang menciptakan lapangan kerja di AS.
Presiden Meyer dan Kushner Companies, Laurent Morali, telah dimasukkan dalam materi promosi untuk acara yang akan datang.
Kritikus menuduh bisnis memainkan hubungan keluarga dengan keluarga di White House.
Perusahaan tersebut mengatakan bahwa komentar tersebut salah paham. Namun tetap menyampaikan permintaan maaf publik.
James Yolles, juru bicara perusahaan tersebut, mengatakan dalam sebuah pernyataan menyebut bahwa tidak ada orang dari Perusahaan Kushner yang akan berada di China akhir pekan ini.
[mel]
BERITA TERKAIT: